× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#SASTRA

Seranting Dahan yang Setia pada Daun

Sajak Sabtu
Seranting Dahan yang Setia pada Daun
Ilustrasi: Pixabay.

16/01/2021 · 1 Menit Baca

:untuk Dinda Je yang berultah

dalam labirin dahan yang 
merumbai reranting 
kita bertemu daun-daun 
menerbangkan angin

usia pun mengaksara
segala jejak: 
su lama lai waktu menua
di sini di dada ini

mungkin kita 
meminta gembur tanah 
yang menyuburkan
meminta akar 
yang menguatkan 
untuk menjaga usia
meski silara daun 
adalah takdir pohon

tapi masih bisakah 
setangkai angin
menjaga sehelai daun?

dalam labirin yang makin rumit
kita cuma berharap
seranting dahan tetap setia
pada daun

Ibrahim Gibra
16 Januari 2021

 

sajak anak laut
:untuk Semuel Muhaling

dalam hikayat pantai
laut dan darat adalah
tuan rumah bagi
debur ombak yang 
pecah rindunya
dalam batu dan pasir

sampai pantai pun lupa
sudah berapa lama
ombak datang ke sini

Ibrahim Gibra
15 Januari 2021


 

kantor di atas awan
:untuk Dian-Nandes-Vika

mengapa kau enggan
berkantor di atas awan 
sedang kotamu penuh debu
menyesakkan

kau tak berani
melipat jarak
tersebab kaki
dan tanganmu
telah mengukir waktu
sejak hari pertama

Ibrahim Gibra 
11 Januari 2020

 

perempuan yang membakar daun silara
:untuk Dinda Rin

ini api dan daun silara
tak akan kau satukan
dalam rindu tanah
pada kesuburan

tak akan kau terbangkan daun
pada angin

tak akan kau uapkan
akar pada asap

tak akan kau bakar 
daun silara
tersebab ia mencatat
dirimu di sana

Ibrahim Gibra
11 Januari 2020

 


 


Ibrahim Gibra, nama pena dari Gufran A. Ibrahim, punya kegemaran menulis artikel ihwal bahasa, masalah sosial budaya, demokrasi, pendidikan, dan literasi di Kompas dan di sejumlah koran lainnya. Ia juga menulis sajak dan cerpen yang diterbitkan dalam bentuk buku maupun diterbitkan di koran cetak dan daring. Gufran A. Ibrahim adalah Guru Besar Antropolinguistik pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun. Ibrahim Gibra telah menerbitkan antologi sajak pertamanya, Karang Menghimpun Bayi Kerapu (Penerbit Jual Buku Sastra, 2019). Kini Ibrahim Gibra telah merampungkan antologi sajak kedua, Nikah Daun-Daun, Resepsi Pohon-Pohon (sedang dalam proses penerbitan) dan antologi ketiga, Makrifat Laut (sedang dalam penyuntingan). Ia juga telah merampungkan buku kumpulan artikelnya yang pernah dimuat di Kompas dan koran lainnya, Bertutur di Ujung Jempol: Esai Bahasa, Agama, Pendidikan, dan Demokrasi (kini sedang dalam proses penerbitan). Ibrahim Gibra dapat dihubungi via ibrahim.kakalu@gmail.com


Share Tulisan Ibrahim Gibra


Tulisan Lainnya

Warakatulikhlas VI (Selesai)

#ESAI - 11/05/2021 · 15 Menit Baca

Warakatulikhlas V

#ESAI - 10/05/2021 · 15 Menit Baca

Laut

#ESAI - 08/05/2021 · 3 Menit Baca