× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#SASTRA

Di Tengah Luye

Puisi
Di Tengah Luye
Sumber: Koleksi Sendiri

28/03/2021 · 1 Menit Baca

Di tengah luye
perahu seperti buye-buye
aku bersayun-ayun
di pelukannya

saat ombak
mendorong perahu ke depan
aku rasa seperti ibu
mendorong dari belakang

saat ombak
memukul perahu dari depan
aku melihat ibu
berdiri di kejauhan sana.

Morotai, 2019.
*luye: gelombang. buye-buye: ayunan.



Bulan Nae-Nae

Masih tabayang di kelapa
saat bulan nae-nae di pulau rao
papa ambil nilon deng panggayung

juga bilolo yang sudah
papa tumbu dari sore
kemudian papa tola parahu
papa bahoru ke pasir putih

di tengah laut, bulan jadi banyak
ikan makan umpan kami makan ikan
ombak nae-nae papa bae-bae.

Sofifi,  2019.
*nae: naik. tola: dorong. bahoru: berdayung. deng: dan/dengan. bae: baik. parahu: perahu. panggayung: dayung.



Papa yang Berpagi-pagi

Papa yang berpagi-pagi
sudah melaut
hanya punya sebuah ketinting
bila ikan tak makan,
ke batu rijang
ke sungai-sungai
papa pulang
cari udang, lebo,
dan kepiting.

Morotai, 2019.
*lebo: ikan gabus.



Papa Pulang Bawa Lolosi

Setelah berhari-hari
papa tangka udang di kali
esoknya papa pergi sebelum pagi

Di paka-paka ombak
papa tarik tali katingting
mesin babunyi perahu bajalang

papa lewati tanjung putus
papa menuju ke selatan halmahera
di bawah matahari papa lepas itu umpan.

Ketika matahari jatuh di barat
mama tunggu di garis pantai
papa pulang bawa lolosi

di rumah mama jahit satu persatu
seperti menjahit nasib anak-anak.

Weda, 2019.
*tangka: tangkap. babunyi: berbunyi. bajalang: berjalan.


Share Tulisan Abi N. Bayan


Tulisan Lainnya

Perempuan Lautmu

#SASTRA - 10/04/2021 · 1 Menit Baca

Tan dan Lilinga

#SASTRA - 10/04/2021 · 5 Menit Baca