× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#NAWALA

Berapa Selisih Data COVID-19 Jakarta dan Pusat?

Bila menyimak angka total kasus positif per 19 April, agaknya upaya mengakurkan data tengah dilakukan.
Berapa Selisih Data COVID-19 Jakarta dan Pusat?
Pemakaman jenazah pasien COVID-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Foto: Bisnis.com/Himawan L Nugraha.

20/04/2020 · 1 Menit Baca

* Hanya 2 kali Pemerintah Jakarta dan Pusat akur data positif
* Sebelas kali untuk pasien pulih, dan
* Tiga kali untuk data pasien meninggal


Data kasus Covid-19 di Jakarta antara Pemerintah Provinsi dan Pusat berbeda sejak kasus pertama. Selengkapnya dapat dilihat dalam tiga tabel di bawah.

Jakarta mencatat 3 orang dinyatakan positif Covid-19 pada 3 Maret 2020. Pada hari itu pula seorang pasien dilaporkan meninggal. Sedangkan Kementerian Kesehatan mengumumkan pasien pertama di Jakarta sebanyak 2 orang, 6 Maret 2020. Kematian pertama di Jakarta bagi Kementerian Kesehatan ialah seorang pasien yang diumumkan 13 Maret. Pada hari itu, Jakarta telah mencatat 7 orang meninggal lantaran Covid-19.

Hari-hari berikutnya perbedaan data makin tajam. Sejak Presiden mengumumkan kasus Covid-19, pada 2 Maret lalu, hanya dua kali akur data antara Jakarta dan Kementerian Kesehatan. “Keharmonisan” itu terjadi pada 26 Maret dan 16 April. Selebihnya adalah perbedaan belaka.

Perbedaan itu bukan melulu angka pemerintah Jakarta lebih besar. Ada 6 kali data Kementerian Kesehatan melebihi dari Dinas Kesehatan Jakarta. Pada 11 April, misalnya, Kementerian Kesehatan mencatat kelebih 45 kasus dibanding Jakarta.

Begitu juga untuk pasien pulih. Kemarin Kementerian Kesehatan melaporkan total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 234 orang. Ini berbeda dengan Jakarta yang mencatat baru ada 207 orang yang sembuh. Sedangkan untuk yang meninggal dunia, perbedaan paling besar terjadi pada 7 April, yakni 35 orang.

Bila menyimak angka total kasus positif per 19 April, agaknya upaya mengakurkan data tengah dilakukan. Selisih di antara mereka di kategori kasus positif 1 pasien, adapun pulih ada 27 orang dan meninggal 5 jiwa.

Berikut tabel perselisihan Pemerintah Jakarta dan Kementerian Kesehatan hingga 19 April, kemarin.


Total kasus positif Covid-19

 

Pasien pulih

 

Pasien meninggal

*Artikel ini pertama terbit di SpektatorID/Airlambang


Share Tulisan Spektator.id


Tulisan Lainnya

Warakatulikhlas VI (Selesai)

#ESAI - 11/05/2021 · 15 Menit Baca

Warakatulikhlas V

#ESAI - 10/05/2021 · 15 Menit Baca

Laut

#ESAI - 08/05/2021 · 3 Menit Baca