× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#NAWALA

Waspada Klaster Baru Bernama KM Doro Londa

Moga jadi catatan serius untuk kita semua.

Direktur LSM RORANO
Waspada Klaster Baru Bernama KM Doro Londa
KM Doro Londa. Foto:ist.

01/05/2020 · 1 Menit Baca

Saya menyebutnya sebagai Kluster Baru setelah 8 ABK Kapal milik PT Pelni ini terkonfirmasi positif corona. Kluster biasanya merujuk pada suatu tempat yang sama di mana ada beberapa orang yang tertular Covid-19. Mari lihat data terkait KM Doro Londa dan penyebaran Covid-19 di Maluku Utara.

Tanggal 5 Maret 2020: KM Doro Londa tiba di Ternate setelah melakukan perjalanan dari Tanjung Priok Jakarta. Ikut dalam Kapal ini adalah Pasien 01 Maluku Utara yang kembali dari Bandung vis Jakarta. 23 Maret 2020 hasil Laboratorium Jakarta mengkonfirmasi yang bersangkutan positif corona. 

Saya menduga besar kemungkinan 01 ini tertular di Bandung ataukah di atas Kapal Doro Londa karena saat kasus pertama di Indonesia diumumkan Presiden Jokowi tanggal 2 Maret 2020, pasien 01 sudah berada dalam perjalanan dengan kapal menuju Ternate. Jika pasien tertular di Bandung atau Jakarta, maka dugaan banyak pihak termasuk para ahli Epidemiologi UI bahwa virus corona sudah ada di Indonesia jauh sebelum bulan Maret menjadi benar adanya. 

Pasien 01 dinyatakan sembuh tanggal 8 April 2020. Di tanggal yang sama, anak dari 01 dinyatakan positif corona dan jadi pasien 02 Maluku Utara, lalu dirawat hingga dinyatakan sembuh pada 15 April 2020.

Tanggal 19 Maret 2020: Saya masih mengkonfirmasi beberapa data. Apakah ada pasien positif yang ikut dalam pelayaran ini?

Tanggal 02 April 2020: Ada banyak penumpang yang setelah di tracking dan di Rapid Test hasil Reaktif lalu di rujuk ke RSUD Chasan Boesoerie untuk PCR atau Swab Test.
 Hasilnya pada tanggal 15 April 2020 terkonfirmasi pasien pasitif 03 dan 04 asal Tidore dengan riwayat perjalanan dari Bandung Jawa Barat. Tanggal 30 April 2020, 4 santri asal Morotai juga terkonfrimasi positif. Mereka memiliki riwayat perjalanan dari Tasikmalaya ke Jakarta (nginap di masjid Kebon Jeruk) sebelum naik kapal. 

Ada juga 2 warga Ternate yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan riwayat perjalanan dari Bandung ke Ternate menggunakan KM Doro Londa. Dengan demikian ada 8 orang pada pelayaran tanggal 2 April 2020.

Tanggal 16 April 2020: Ada 259 penumpang dan 134 ABK yang datang ke Ternate. Dari total 394 tersebut, yang menjalani Rapid Test 167 orang, sisanya tidak dirapid test. Dari 167 yang menjalani Rapid Test, hasilnya ada 19 ABK dan 2 penumpang yang reaktif dan diisolasi untuk PCR. Tanggal 26 April 2020, hasil pemeriksaan PCR mengkonfirmasi 1 warga Ternate asal Morotai yang ikut dalam pelayaran Doro Londa positif Covid19. Pada tanggal 30 April 2020, 8 ABK dinyatakan Positif Corona. 

Menurut saya, para ABK ini yang mesti dicari tahu pekerjaannya di atas kapal - kalau di bagian pantry atau makanan, maka akan bertambah runyam masalah ini. Di hari yang sama, ada salah satu warga ber KTP Ternate meninggal di RSUD Labuha dan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Almarhum telah di Rapid Test di Puskesmas Kayoa dan hasilnya reaktif. Mengalami sesak nafas lalu di rujuk ke Labuha namun tidak tertolong. Almarhum tercatat sebagai penumpang KM Doro Londa dari Ambon.

KM Dorolonda merupakan salah satu kapal milik PT Pelni (Persero) dengan kapasitas 2.000 pax. Kapal ini memiliki rute pelayanan Tg. Priok - Surabaya - Makassar - Baubau - Namlea - Ambon - Ternate - Bitung - Ternate - Ambon - Namlea - Baubau - Makassar - Surabaya - Tg. Priok.

Ada beberapa data yang masih saya verifikasi untuk melengkapi informasi ini. Moga jadi catatan serius untuk kita semua. 


Mari tarus baku kase inga bae-bae.


#RORANO

#TogetherWeAreStrong


Share Tulisan Asghar Saleh


Tulisan Lainnya

Asosial

#ESAI - 19/07/2021 · 15 Menit Baca

Bendera Putih

#ESAI - 18/07/2021 · 15 Menit Baca