× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#SASTRA

Pelajaran Apa yang Kau Petik dari Gugur Daun

Sajak Sabtu
Pelajaran Apa yang Kau Petik dari Gugur Daun
Ilustrasi: Pixabay.

08/05/2021 · 1 Menit Baca

kubiarkan daun-daun kering bergeletak
di bawah pohon
sebagai bukti 
hijau akan bertakdir silara

kubiarkan kering juntai pelepah pisang
membungkus batang
agar aku bisa membaca arti kesetiaan

kubiarkan gugur daun
dilenting angin musim
agar aku bisa belajar pada
pertukaran waktu

daun yang bersilara
kering pelepah pisang yang tetap setia pada batang
dan daun-daun yang pergi meninggalkan ranting
adalah kita yang berdamai dengan waktu

Ibrahim Gibra
29 April 2021

 

Berlautlah kapal-kapal 

kapal berlayar

kapal berlabuh

kapal menanam sauh dalam-dalam di
akar arus

kapal diam di dermaga

adalah kapal yang tak bisa berpaling dari laut

Ibrahim Gibra
29 April 2021

 

Di karang ikan tak berumah

siapa gerangan yang tega
merundung karang?

sedang ia makan dari
kepasrahan ikan yang syahid
di atas meja perjamuan 

tadi malam kulihat ikan-ikan
kehilangan jejak arus  
di kondominium sampah
yang tumbuh dari syahwat kota

sampai kapan kita memakan
sekaligus membunuh ikan-ikan?

sedang bila sumpek di kantor
kita rindu pantai
kalau bosan di rumah
kita bergirang di tepi laut
bila penat di akhir pekan
kita bermain riak

tapi mengapa kita mengirim
plastik
popok
pembalut
dan masker sisa nafas kita
menjadi sehampar racun
yang merundung karang dan ikan?

tadi malam kulihat ikan-ikan
tak berumah di rumah sendiri

Ibrahim Gibra
5 Mei 2021

 

Suatu hari tentang kaki
:untuk Dinda Je

aku bilang
langkahku hanya empat puluh

kau bilang
silakan langkahkan kakimu

aku bilang
kakiku sudah tua

kau bilang lagi padaku
usiamu sudah tua 
tapi kakimu belum tua

lalu kita masih bicara tentang
kaki-kaki yang kuat
sedang ini jejak berhikayat sendiri

Ibrahim Gibra
6 Mei 2021

 


Ibrahim Gibra, nama pena dari Gufran A. Ibrahim, punya kegemaran menulis artikel ihwal bahasa, masalah sosial budaya, demokrasi, pendidikan, dan literasi di Kompas dan di sejumlah koran lainnya. Ia juga menulis sajak dan cerpen yang diterbitkan dalam bentuk buku maupun diterbitkan di koran cetak dan daring. Gufran A. Ibrahim adalah Guru Besar Antropolinguistik pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun. Ibrahim Gibra telah menerbitkan antologi sajak pertamanya, Karang Menghimpun Bayi Kerapu (Penerbit Jual Buku Sastra, 2019). Kini Ibrahim Gibra telah merampungkan antologi sajak kedua, Musim yang Melupa Waktu (sedang dalam proses penerbitan) dan antologi ketiga, Pucuk pun Beriba pada Ranting (sedang dalam penyuntingan). Ia juga telah merampungkan buku kumpulan artikelnya yang pernah dimuat di Kompas dan koran lainnya, Bertutur di Ujung Jempol: Esai Bahasa, Agama, Pendidikan, dan Demokrasi (kini sedang dalam proses penerbitan). Ibrahim Gibra dapat dihubungi via ibrahim.kakalu@gmail.com


Share Tulisan Ibrahim Gibra


Tulisan Lainnya

Lelaki Kembara Itu Bertemu Pulang

#SASTRA - 30/05/2021 · 1 Menit Baca